Kerajaan Islam di Indonesia diperkirakan kejayaannya berlangsung antara abad ke-13 sampai dengan abad ke-16. Timbulnya kerajaan-kerajaan tersebut didorong oleh maraknya lalu lintas perdagangan laut dengan pedagang-pedagang Islam dari ArabIndiaPersiaTiongkok, dll.

Novel Wasripin dan Satinah karya Kuntowijoyo bukanlah roman Romeo dan Juliet. Tragedi Wasripin dan Satinah bukanlah tragedi Romeo dan Juliet. Wasripin adalah puncak kearifan lokal, sedangkan Satinah adalah kepercayan yang tiada bersyarat. Meskipun hanya berbekal pemikiran yang sederhana, keduanya menemukan kesejatian hidup.
Arok Dedes adalah salah satu novel karya Pramoedya Ananta Toer yang menceritakan sejarah perlawanan dan pemberontakanKen Arok terhadap pemerintahan Akuwu Tumampel, Tunggul Ametung. Dalam buku yang diterbitkan pada tahun 1999 ini, Pram secara jelas mengungkap kondisi sosial politik pada masa itu

Buku yang berisi pemikiran - pemikiran (alm.) Soe Hok Gie, mahasiswa Jurusan Sejarah FSUI. Disusun lewat pengumpulan karya - karya tulisan Gie, baik di jurnal hariannya, maupun dari tulisan - tulisannya di koran nasional.

Hujan Bulan Juni pertama kali diterbitkan oleh Grasindo tahun 1994 dan telah dicetak ulang beberapa kali. Tidak ada perubahan penting dalam buku terbitan editum ini, kecuali penambahan dan penghapusan beberapa sajak berdasarkan pertimbangan praktis.

Manifesto Komunis (bahasa JermanDas Manifest der Kommunistischen Partei) atau disebut juga Manifesto Partai Komunisadalah manifesto yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, dua guru besar sosiologi dan pemimpin pergerakan kaum buruh modern. Pada awalnya, manifesto ini ditujukan untuk Liga Komunis dan diterbitkan pertama kali pada tanggal 21 Februari 1848 diLondonInggris.

Naar de Republiek Indonesia (Menuju Republik Indonesia) merupakan buku yang berisi tentang rancangan Republik Indonesia. Dalam buku tersebut dibahas mengenai bentuk negara, hingga struktur pemerintahan. Disebutkan bahwa sebuah negara yang unik seperti Indonesia dan Rusia yang memiliki kelas borjuis yang kurang kuat,